SALATIGA, 13 Juni 2026 – Sebanyak 74 peserta yang terdiri dari keluarga, fasilitator dan para crew berkumpul di School of Life Lebah Putih, Salatiga, dalam kegiatan CEO Visit yang menghadirkan Rebecca Tan, CEO Generali Indonesia. Kunjungan ini menjadi momen istimewa karena merupakan kunjungan pertama Rebecca Tan ke Salatiga, kota kelahiran Komunitas Ibu Profesional yang telah menjadi mitra The Human Safety Net (THSN) dalam berbagai program pemberdayaan keluarga di Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan The Human Safety Net, Devi dan Joshua, tim Generali Semarang yang dipimpin Diaz, serta Davina dan tim dari Ibu Profesional. Melalui kunjungan ini, Rebecca Tan ingin melihat secara langsung bagaimana komunitas dapat menggerakkan warganya untuk bersama-sama peduli terhadap pendidikan anak dan penguatan keluarga, khususnya pada masa usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, keluarga mengikuti rangkaian aktivitas BERGEMA (Berbagi Bergerak Bersama). Setiap keluarga memperoleh kartu perjalanan yang mengarahkan mereka menjelajahi berbagai pos permainan edukatif, mulai dari Hayoo!, Takayo!, Huh-Hah!, hingga Yuhuu!.
Metode bermain dipilih karena bermain merupakan bahasa universal anak yang sering kali terlupakan oleh orang dewasa. Melalui permainan sederhana, keluarga diajak kembali membangun kedekatan, komunikasi, dan kebersamaan.
“Acara ini sungguh sangat berarti bagi kami karena anak-anak bisa bahagia ditemani ayah dan bundanya. Bermain bersama keluarga ternyata menjadi cara yang sederhana namun sangat penting untuk menjaga hubungan yang sehat dalam keluarga,” ujar Rebecca Tan.
Rebecca juga mengaku terharu menyaksikan antusiasme anak-anak dan orang tua selama kegiatan berlangsung. Salah satu momen yang paling membekas baginya adalah ketika melihat anak-anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, mampu menyelesaikan tantangan permainan dengan penuh semangat dan percaya diri.
Sejak bermitra dengan THSN, program A Home Team yang diinisiasi oleh Ibu Profesional telah menjangkau lebih dari 10.420 penerima manfaat di 44 kota di Indonesia. Program ini menghadirkan pendekatan pemberdayaan keluarga melalui pengasuhan, literasi keuangan, dan permainan interaktif yang mendorong keterlibatan seluruh anggota keluarga.
Di Salatiga sendiri, sekitar 150 keluarga telah merasakan manfaat program ini. Banyak keluarga mengaku menemukan kembali kualitas kebersamaan yang selama ini perlahan tergeser oleh kesibukan dan penggunaan gawai.
Salah satu penerima manfaat, Ummu Vanny, berbagi kisah transformasinya setelah bergabung dengan Ibu Profesional.
“Sebelum mengenal Ibu Profesional, saya merasa pola pengasuhan saya masih jauh dari harapan. Di sini saya tidak hanya belajar tentang parenting, tetapi juga menemukan potensi baru dalam diri saya. Saya menemukan kegembiraan dalam memasak dan lebih percaya diri dalam menjalani peran sebagai ibu,” ungkapnya.
Cerita serupa juga datang dari keluarga lain yang merasakan perubahan besar dalam kebiasaan sehari-hari. Jika sebelumnya setiap anggota keluarga sibuk dengan telepon genggam masing-masing, kini mereka memiliki waktu khusus untuk bermain bersama.
“Anak-anak ternyata tidak selalu membutuhkan gawai untuk merasa bahagia. Mereka hanya membutuhkan kehadiran orang tua yang benar-benar hadir,” ujar salah satu peserta kegiatan.
Founder Ibu Profesional, Septi Peni Wulandani, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat penting bahwa membangun keluarga yang kuat tidak harus melalui hal-hal besar.
“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi ruang persaudaraan yang hangat. Melihat para ayah hadir, bermain, dan terlibat langsung bersama anak-anaknya adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami. Keluarga yang kuat lahir dari kebersamaan yang dibangun setiap hari melalui interaksi sederhana namun bermakna,” ujarnya.
Kunjungan Rebecca Tan menegaskan pentingnya investasi sosial yang berfokus pada keluarga. Sebab di balik keluarga yang hangat, hadir anak-anak yang tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, dan siap menjadi generasi masa depan Indonesia.
Tentang Ibu Profesional
Ibu Profesional merupakan komunitas perempuan dan keluarga yang lahir di Salatiga dan telah berkembang selama lebih dari 14 tahun. Saat ini komunitas ini hadir di lebih dari 65 regional dengan lebih dari 40.000 anggota dan keluarganya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia maupun mancanegara.
Tentang A Home Team
A Home Team merupakan program pemberdayaan keluarga hasil kolaborasi Ibu Profesional dan The Human Safety Net yang bertujuan memperkuat ketahanan keluarga melalui pengasuhan positif, literasi keuangan, dan aktivitas bermain yang bermakna. Hingga saat ini program telah menjangkau lebih dari 10.420 penerima manfaat di 44 kota di Indonesia.


Komentar