Tabanan – Semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat kembali membuahkan hasil nyata. Bale Sasana Ki Bendesa di Desa Adat Sanggulan, Kecamatan Kediri, resmi diresmikan melalui upacara _Pemelaspasan lan Penandatanganan_, yang dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. Drs. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., pada 14/08/2026.
Bangunan Bale Sasana ini merupakan hasil swadaya masyarakat Desa Adat Sanggulan. Proses pembangunannya murni digerakkan oleh semangat persatuan warga, tanpa sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah.
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut.
“Ini bukti nyata bahwa ketika masyarakat bersatu, apapun bisa kita wujudkan. Saya bangga kepada semeton Sanggulan yang telah menunjukkan bahwa gotong royong masih hidup dan menjadi kekuatan utama kita di Tabanan,” ujar Bupati Sanjaya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan di Tabanan tidak bisa hanya mengandalkan APBD saja. Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh partisipasi aktif masyarakat.
“Pemerintah hadir sebagai fasilitator. Tapi kunci utamanya ada di masyarakat. Dengan persatuan dan kebersamaan, kita bisa membangun fasilitas yang bermanfaat langsung bagi krama adat sekaligus menjaga keberlanjutan desa adat kita,” tambahnya.
Bale Sasana Ki Bendesa diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat Desa Adat Sanggulan, serta mempererat pasemetonan antar krama.
Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mendorong penguatan desa adat sebagai pilar utama dalam pembangunan Tabanan Era Baru yang berakar pada budaya dan kearifan lokal.


Komentar