CIBADAK, 29 Agustus 2026 — Memperingati bulan kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua INTI Tangerang Selatan Santo Wirawan bersama keluarga besar INTI dan GEMA INTI menggelar kegiatan sosial di Rumah Singgah Belajar, Desa Dungus, Cibadak, pada Sabtu (29/8).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, mengambil peran dalam mempersiapkan masa depan Indonesia menuju 2045.
Dalam kegiatan itu, INTI dan GEMA INTI membagikan sejumlah kebutuhan kepada anak-anak di rumah singgah, mulai dari makanan, peralatan tulis, buku, pakaian layak pakai hingga berbagai kebutuhan lainnya.
Selain berbagi, para peserta juga meluangkan waktu untuk belajar dan berinteraksi langsung bersama anak-anak di Rumah Singgah Belajar.
Ketua INTI Tangerang Selatan Santo Wirawan mengatakan kegiatan sosial tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk memberikan bantuan, tetapi juga menjadi bentuk refleksi atas makna kemerdekaan dan kontribusi masyarakat terhadap bangsa.
“19 tahun menuju Indonesia Emas. Jangan habiskan waktu hanya untuk bertanya, ‘Apa yang akan Indonesia berikan kepadaku?’ Mulailah bertanya, ‘Apa yang bisa kuberikan untuk Indonesia?’”
Menurut Santo, kepedulian terhadap sesama merupakan salah satu bentuk nyata rasa cinta dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.
Ia menambahkan, berbagai kegiatan sosial yang dilakukan INTI maupun GEMA INTI, baik yang dipublikasikan maupun tidak, merupakan bagian dari kontribusi organisasi dan anggotanya bagi masyarakat.
“Tangan-tangan kecil inilah yang akan meneruskan arah dan tujuan masa depan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Inilah wujud nasionalisme, patriotisme, dan loyalitas kita kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Anak-anak Rumah Singgah Bagian dari Masa Depan Bangsa
Ketua GEMA INTI DKI Jakarta Vicky Florencego, S.Pd. menilai anak-anak yang ditemui dalam kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari masa depan Indonesia.
Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak harus menjadi kepedulian bersama. Hal tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan generasi penerus yang mampu berkontribusi bagi bangsa.
“Mereka adalah bibit-bibit unggul yang ke depannya akan menjadi generasi penerus bangsa. Dalam refleksi bulan kemerdekaan ini, saya berharap kepedulian terhadap rumah singgah belajar, berbagi barang yang masih layak pakai, serta belajar bersama anak-anak di sana dapat menjadi bagian dari upaya kita mempersiapkan generasi Indonesia yang lebih baik,” kata Vicky.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan menjadi gerakan bersama yang melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.
Menanam Kepedulian untuk Indonesia Emas
Semangat berbagi dalam kegiatan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pemberian bantuan. Interaksi, kebersamaan, dan proses belajar bersama anak-anak menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian serta persaudaraan.
Momentum bulan kemerdekaan juga menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Indonesia Emas 2045 tidak hanya dibangun oleh mereka yang memiliki jabatan dan kekuasaan, tetapi juga oleh masyarakat yang bersedia berbagi, peduli terhadap sesama, dan mengambil bagian dalam mempersiapkan generasi penerus.
Melalui kepedulian yang ditanamkan hari ini, INTI dan GEMA INTI berharap dapat ikut menyemai harapan bagi lahirnya generasi Indonesia yang memiliki kepedulian sosial, semangat nasionalisme, serta keberanian untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
Dari kepedulian hari ini, kita menanam harapan untuk Indonesia di masa depan.
🇮🇩 Berbagi untuk Negeri, Menyemai Harapan Menuju Indonesia Emas 2045.


Komentar