Pendidikan
Beranda » Blog » Akademisi Muda Muhammad Soleh Hadirkan Kajian Lintas Agama Lewat Buku Dimensi Tuhan dalam 3 Wujud

Akademisi Muda Muhammad Soleh Hadirkan Kajian Lintas Agama Lewat Buku Dimensi Tuhan dalam 3 Wujud

WhatsApp Image 2026-06-29 at 10.37.17
Muhammad Soleh

Tangerang Selatan  – Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap bacaan keagamaan yang berbasis kajian ilmiah, nama Muhammad Soleh mulai mendapat perhatian sebagai salah satu akademisi muda yang konsisten mengembangkan literasi di bidang studi Islam, antropologi agama, dan sosiologi agama. Melalui buku terbarunya yang berjudul Dimensi Tuhan dalam 3 Wujud, ia menghadirkan pembahasan lintas agama dengan pendekatan akademik yang menempatkan dialog sebagai pijakan utama.

WhatsApp Image 2026-06-29 at 10.37.42

Buku Dimensi Tuhan dalam 3 Wujud

Muhammad Soleh merupakan lulusan Program Magister Pengkajian Islam, konsentrasi Antropologi dan Sosiologi Agama, Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia menyelesaikan pendidikan magisternya dengan predikat Sangat Memuaskan setelah sebelumnya meraih gelar sarjana Studi Agama-Agama dengan predikat Cumlaude di kampus yang sama. Rekam jejak akademiknya menunjukkan konsistensi pada kajian agama, masyarakat, dan dinamika kehidupan sosial keagamaan.

Ketertarikannya terhadap studi agama tidak berhenti di ruang kuliah. Selama beberapa tahun terakhir, Muhammad Soleh aktif melakukan berbagai penelitian lapangan, mulai dari etnografi kehidupan pengungsi Muslim di Jakarta Barat, kajian tentang keberagamaan Generasi Z, hingga pengaruh budaya populer terhadap praktik keagamaan remaja. Salah satu riset yang paling menarik adalah penelitian lapangan mengenai konsep ketuhanan dalam tradisi Kristen dan Hindu yang dilaksanakan sejak 2019 melalui observasi serta wawancara di gereja dan pura di kawasan Ciputat. Penelitian tersebut kemudian berkembang menjadi fondasi utama lahirnya buku Dimensi Tuhan dalam 3 Wujud.

Selain dikenal sebagai peneliti, Muhammad Soleh juga aktif sebagai penulis produktif. Hingga kini ia telah menghasilkan sejumlah buku akademik yang membahas antropologi agama, sosiologi agama, pengungsi Muslim di Indonesia, hingga berbagai tema sosial keagamaan lainnya. Tidak hanya itu, ia juga menulis buku-buku populer bertema refleksi kehidupan serta menjadi editor lebih dari seratus buku akademik yang diterbitkan secara nasional. Produktivitas tersebut memperlihatkan perannya yang tidak hanya sebagai akademisi, tetapi juga sebagai penggerak literasi di Indonesia.

Kontribusinya di dunia akademik juga terlihat melalui publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi. Kajian mengenai budaya populer dan keberagamaan remaja serta dinamika religius Generasi Z menjadi sebagian dari tema yang pernah dipublikasikannya. Di luar jurnal ilmiah, tulisannya juga hadir di berbagai media massa nasional dengan mengangkat isu multikulturalisme, politik, pendidikan, hingga kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

Adbis Unpad dan UMT Malaysia Perkuat Branding Wisata Panundaan

Prestasi akademiknya turut memperkuat rekam jejak tersebut. Muhammad Soleh pernah meraih Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia Pusat serta masuk lima besar kompetisi esai nasional pada tahun yang sama. Ia juga menjadi penerima Beasiswa Barista dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sebuah program yang diberikan kepada talenta riset Indonesia.

Di luar aktivitas penelitian, Muhammad Soleh saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Affinity Publisher, penerbit yang berfokus pada buku akademik dan keagamaan. Ia juga mengelola jurnal ilmiah, memimpin berbagai program sosial berbasis pendidikan, serta menginisiasi program beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga prasejahtera. Berbagai aktivitas tersebut memperlihatkan bahwa kiprahnya tidak hanya terbatas pada dunia kepenulisan, tetapi juga pada pengembangan ekosistem literasi dan pendidikan.

Pengalaman panjang di bidang penelitian itulah yang kemudian melahirkan buku Dimensi Tuhan dalam 3 Wujud. Dalam buku tersebut, Muhammad Soleh membahas konsep Trinitas dalam Kekristenan dan Trimurti dalam Hindu melalui pendekatan komparatif yang bertumpu pada referensi akademik, hasil penelitian lapangan, serta dialog langsung dengan tokoh agama. Ia menegaskan bahwa tujuan utama buku ini bukan untuk memperdebatkan keyakinan, melainkan memahami bagaimana masing-masing tradisi menjelaskan konsep ketuhanan berdasarkan sumber ajaran mereka.

Buku ini juga mengajak pembaca memahami bahwa kesamaan istilah atau simbol tidak selalu menunjukkan kesamaan makna teologis. Melalui pembahasan mengenai Brahman, Trimurti, Trinitas, hingga perkembangan historis kedua konsep tersebut, penulis memperlihatkan bahwa setiap agama memiliki konstruksi pemikiran yang lahir dari perjalanan sejarah dan tradisi intelektual yang berbeda. Karena itu, dialog yang dibangun di atas pemahaman yang benar dinilai lebih penting daripada penilaian yang terburu-buru.

Hadirnya Dimensi Tuhan dalam 3 Wujud menunjukkan konsistensi Muhammad Soleh dalam menghadirkan karya yang menjembatani dunia akademik dengan masyarakat luas. Melalui bahasa yang komunikatif, didukung rujukan ilmiah yang luas dan pengalaman penelitian lapangan, ia berupaya menghadirkan literatur yang tidak hanya memperkaya wawasan keagamaan, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya dialog, saling memahami, dan penghormatan terhadap keragaman di tengah masyarakat Indonesia.

Ketika 38 Anak Kecil Mengubah Sabtu Pagi di Girirejo Menjadi Lebih dari Sekadar Acara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan