Jurnalis : Ardan Levano
Indonesia Vox, Tabanan – Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, I Gede Susila, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Bali. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri prosesi Piodalan Ratu Mas di Pura Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan, pada Rabu (18/2).
Kehadiran Sekda I Gede Susila yang didampingi oleh jajaran Perangkat Daerah terkait disambut hangat oleh Perbekel, Bendesa Adat Desa Wanasari, serta para prajuru dan krama adat setempat.
Wujud Sradha Bhakti Krama
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Susila melakukan persembahyangan bersama ribuan warga. Diketahui, Pura Desa Wanasari diempon oleh sekitar 840 KK (Kepala Keluarga) krama Desa Wanasari yang nampak antusias melaksanakan rangkaian upacara dengan khidmat.
“Momentum piodalan ini bukan sekadar rutinitas upacara, melainkan wujud nyata sradha bhakti krama dalam menjaga warisan adat, agama, dan budaya Bali yang sangat luhur,” ujar I Gede Susila di sela-sela kegiatan.
Dukungan Pemerintah terhadap Pelestarian Budaya
Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam kegiatan keagamaan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap nilai-nilai kearifan lokal. Hal ini sejalan dengan visi besar Kabupaten Tabanan dalam menciptakan masyarakat yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).
Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah dan krama adat terus terjalin erat, sehingga pondasi budaya Bali tetap kokoh di tengah arus modernisasi. Melalui semangat kebersamaan ini, diharapkan pembangunan di Tabanan dapat berjalan selaras antara kemajuan fisik dan penguatan spiritualitas masyarakat.


Komentar