Daerah
Beranda » Blog » Wujudkan Harmoni Spiritual, Bupati Sanjaya Hadiri Pujawali Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan

Wujudkan Harmoni Spiritual, Bupati Sanjaya Hadiri Pujawali Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan

WhatsApp Image 2026-02-19 at 14.34.13

Jurnalis : Ardan Levano

Indonesia Vox, Tabanan (19/02/2026) – Menegaskan komitmen dalam menjaga kelestarian adat dan budaya, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka Pujawali Ring Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan, Rabu (18/2). Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan krama adat dalam menjaga kesucian spiritual daerah.

Rangkaian prosesi diawali dengan aksi memukau dari ibu-ibu pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan yang melaksanakan prosesi Mepeed menuju Pura Puseh Desa Bale Agung, kemudian dilanjutkan menuju Pura Dalem Prajapati. Suasana khidmat menyelimuti kehadiran Bupati Sanjaya yang didampingi oleh Kapolres Tabanan, Sekda, para Asisten, serta jajaran kepala perangkat daerah terkait.

Sinergi Pemerintah dan Krama Adat

Bupati Sanjaya menekankan bahwa kehadiran jajaran Pemkab Tabanan bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan wujud nyata implementasi konsep Tri Hita Karana.

“Keberadaan Tri Kahyangan Desa sebagai pusat spiritual masyarakat harus terus dijaga secara sekala dan niskala. Ini adalah fondasi utama dalam setiap kebijakan pembangunan kita, yakni menjaga harmoni antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan,” ujar Bupati Sanjaya di sela-sela persembahyangan.

Keunikan prosesi kali ini terlihat saat ibu-ibu pegawai Pemkab Tabanan Ngayah menari Rejang dengan iringan gamelan dari Sekaa Gong Pemkab Tabanan. Hal ini mencerminkan dedikasi aparatur sipil negara dalam melestarikan seni dan budaya Bali di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan.

Hadir di Rakor Forkopimda se-Bali, Bupati Sanjaya Pertegas Komitmen Sinergi Pembangunan dan Penataan Daerah

Membangun Tabanan Secara Lahir dan Batin

Pujawali ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta desa adat. Kolaborasi yang solid ini diyakini akan memperkuat stabilitas sosial dan mempercepat terwujudnya pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat tanpa meninggalkan akar budaya lokal.
Pelaksanaan persembahyangan yang berjalan lancar dan penuh kekeluargaan ini mencerminkan kekompakan seluruh elemen di Kabupaten Tabanan. Pemerintah Kabupaten Tabanan berkomitmen untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan adat, demi menjaga keseimbangan pembangunan lahir dan batin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan