Jurnalis : Ardan Levano
Indonesia Vox, Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) DKI Jakarta bersama Pimpinan Wilayah Forum Keluarga Alumni (PW FOKAL) IMM DKI Jakarta menggelar tasyakuran Milad ke-62 IMM dengan tema “Bergerak dan Berdampak untuk Indonesia.” Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran kader IMM dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Acara yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan tersebut awalnya direncanakan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Namun karena agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan, kehadiran beliau diwakili oleh Tenaga Ahli Menko Pangan, Irsyad Al Ghifari.
Dalam sambutannya, Irsyad Al Ghifari menyampaikan salam dari Zulkifli Hasan kepada seluruh kader IMM DKI Jakarta. Ia juga mengapresiasi semangat kader IMM yang terus berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan nasional.
Irsyad menjelaskan bahwa pemerintah saat ini terus berupaya menjaga stabilitas pangan nasional sebagai bagian penting dari ketahanan negara. Salah satu langkah yang tengah didorong adalah penguatan ekosistem ekonomi desa melalui pembentukan dan pengembangan koperasi desa.
Menurutnya, koperasi desa akan memiliki peran strategis dalam rantai distribusi pangan. Hasil-hasil pertanian masyarakat nantinya dapat dibeli oleh koperasi desa, kemudian disalurkan kembali untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyediaan pangan melalui skema distribusi yang terintegrasi.
“Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas pangan nasional. Melalui koperasi desa, hasil pertanian masyarakat bisa dikelola dengan baik, dibeli oleh koperasi, lalu disalurkan kembali untuk mendukung kebutuhan pangan,” ujar Irsyad.
Ia juga mendorong kader IMM DKI Jakatta untuk terus menjaga semangat pergerakan serta memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat.
“IMM harus terus bersemangat dalam pergerakan dan memberikan kontribusi bagi Indonesia. IMM selama ini dikenal sebagai organisasi kader yang terus menebar karya untuk umat, bangsa, dan negara,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPD IMM DKI Jakarta, Lutfiadi, S.H,M.H, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koordinator Bidang Pangan atas perhatian dan dukungan terhadap peran generasi muda, khususnya kader IMM.
Lutfiadi menjelaskan bahwa tema Milad ke-62 IMM, “Bergerak dan Berdampak untuk Indonesia,” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen gerakan kader IMM untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan bangsa.
Ia juga menegaskan bahwa IMM DKI Jakarta siap turut mengambil peran dalam mendukung agenda ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
“Tema bergerak dan berdampak untuk Indonesia adalah pengingat bahwa gerakan kader IMM tidak boleh berhenti pada wacana. IMM DKI Jakarta siap berkontribusi dan berdampak, termasuk dalam isu strategis seperti ketahanan pangan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua PW Forum Keluarga Alumni IMM DKI Jakarta, Prof. Dr. Muhammad Hadi, turut memberikan pandangannya terkait tema Milad ke-62 IMM. Ia menilai bahwa tema tersebut sangat relevan dengan tantangan bangsa saat ini yang membutuhkan kontribusi nyata dari generasi muda.
Menurutnya, kader IMM harus terus menjaga tradisi intelektual, gerakan sosial, serta kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.
“IMM harus terus bergerak dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan kapasitas intelektual dan jaringan yang dimiliki, kader IMM memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan nasional,” ujarnya.
Melalui peringatan Milad ke-62 ini, DPD IMM DKI Jakarta bersama FOKAL IMM DKI Jakarta berharap semangat pergerakan kader terus tumbuh dan semakin memberikan dampak positif bagi umat, bangsa, dan Indonesia.


Komentar