PALANGKA RAYA — Jeni Siti Rezeki, mahasiswi S2 Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) UIN Palangka Raya, meraih Juara I Halal Chef Competition kategori mahasiswa/pelajar dalam rangkaian Bulan Ekonomi Kalimantan Tengah 2026. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia tersebut menjadi pengalaman pertama Jeni mengikuti perlombaan memasak.
Kemenangan itu sekaligus mengantarkannya menjadi wakil Kalimantan Tengah pada kompetisi tingkat Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2026. Bagi Jeni, kesempatan tersebut merupakan kelanjutan dari perjalanan belajar memasak yang bermula dari lingkungan keluarga, melalui resep dan bimbingan ibunda tercinta.
Berangkat dari hobi memasak, Jeni mengasah kemampuannya secara mandiri. Kebiasaan mengolah makanan menjadi ruang baginya untuk belajar dan mengembangkan keterampilan. Ketika kesempatan mengikuti perlombaan datang, ia memberanikan diri membawa kemampuan tersebut ke arena kompetisi, meski belum pernah memiliki pengalaman mengikuti lomba memasak sebelumnya.
Belajar Memasak dari Ibunda
Sosok ibu memiliki tempat penting dalam perjalanan Jeni mengenal dunia kuliner. Resep dan bimbingan yang diterimanya menjadi bekal untuk belajar memasak. Dari kegiatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari itu, tumbuh kegemaran yang kemudian membawanya meraih prestasi di tingkat provinsi.
Proses belajar Jeni berlangsung melalui perpaduan antara usaha mandiri dan arahan sang ibu. Ia menjadikan pengetahuan yang diperoleh dari keluarga sebagai dasar untuk terus mengembangkan kemampuan. Dalam perjalanan tersebut, dukungan ibunda tidak hanya hadir melalui resep, tetapi juga doa yang menyertai langkahnya mengikuti perlombaan.
“Ini merupakan pengalaman pertama saya mengikuti lomba memasak. Saya belajar secara mandiri dengan bekal resep dan bimbingan dari ibunda tercinta. Alhamdulillah, berkat usaha, doa Bapak ibu, dan pertolongan Allah SWT, saya bisa meraih juara pertama,” ungkap Jeni.
Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana Jeni memaknai pencapaiannya. Ia menempatkan usaha belajar dan dukungan keluarga sebagai bagian penting dari keberhasilan. Gelar juara yang diraih pun memiliki arti personal karena berhubungan erat dengan kegemaran yang tumbuh bersama ibunda.
Pengalaman Pertama yang Menghasilkan Prestasi
Keikutsertaan dalam Halal Chef Competition menjadi langkah baru bagi Jeni. Sebelumnya, memasak merupakan kegiatan yang ia tekuni sebagai hobi. Melalui perlombaan ini, kemampuan yang selama ini dikembangkan secara mandiri memperoleh kesempatan untuk ditampilkan dan dinilai dalam sebuah kompetisi.
Pengalaman pertama tersebut berakhir dengan raihan Juara I pada kategori mahasiswa/pelajar. Hasil ini menjadi pencapaian tersendiri bagi Jeni, yang datang dengan bekal pembelajaran dari keseharian. Keputusannya untuk mencoba mengikuti lomba membuka kesempatan yang sebelumnya belum pernah ia jalani.
Sebagai seorang gadis desa yang kini menempuh pendidikan pascasarjana, Jeni juga memiliki minat yang terus dikembangkan di luar bidang akademiknya. Memasak menjadi salah satu keterampilan yang ia tekuni selama menjalani pendidikan. Prestasi ini memperlihatkan sisi lain dari aktivitasnya sebagai mahasiswi program magister.
Bagi Jeni, pengalaman mengikuti lomba memberikan pelajaran tentang keberanian mengambil kesempatan. Keterbatasan pengalaman berkompetisi tidak menghalanginya untuk ikut serta. Dengan kemampuan yang dimiliki dan dukungan keluarga, ia mencoba menghadapi tantangan baru hingga berhasil meraih posisi pertama.
Ia berharap pencapaiannya dapat memberikan semangat kepada generasi muda, khususnya perempuan dari daerah, untuk mengembangkan potensi diri. Kegemaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dapat menjadi titik awal untuk belajar lebih jauh, mengasah keterampilan, dan mencoba kesempatan berprestasi.
Bersiap Mewakili Kalimantan Tengah
Setelah memenangkan kompetisi di Kalimantan Tengah, Jeni akan melanjutkan keikutsertaannya pada ajang tingkat Kawasan Timur Indonesia 2026. Pada tahap tersebut, ia membawa nama daerah sekaligus melanjutkan pengalaman berkompetisi yang baru pertama kali dijalaninya tahun ini.
Kesempatan menjadi wakil Kalimantan Tengah memberi arti tambahan bagi kemenangan Jeni. Perjalanannya kini berlanjut dari peserta yang baru mencoba lomba memasak menjadi perwakilan daerah. Tahap berikutnya akan menjadi kesempatan baginya untuk menambah pengalaman serta mengembangkan kemampuan kuliner yang telah membawanya meraih gelar juara.
Jeni berharap dapat terus belajar dan berinovasi dalam mengolah masakan. Ia juga ingin memperkenalkan potensi kuliner daerah melalui sajian yang berkualitas dan memenuhi prinsip halal. Harapan tersebut menjadi bagian dari langkahnya menghadapi kompetisi selanjutnya dengan membawa pengalaman dari ajang sebelumnya.
Perjalanan Jeni berawal dari kegemaran sederhana, pembelajaran mandiri, serta resep dan bimbingan seorang ibu. Kini, bekal tersebut telah mengantarkannya meraih prestasi dan kesempatan mewakili Kalimantan Tengah. Dukungan ibunda tetap menjadi bagian penting dalam langkahnya melanjutkan perjalanan ke kompetisi tingkat KTI 2026.


Komentar