Jurnalis : Ardan Levano
Indonesia Vox, Tabanan – Masalah akses air bersih yang dialami warga Banjar Abianlalang, Desa Wanasari, kini menemui solusi permanen. Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., meresmikan langsung Tower Air Bersih sekaligus membuka kran pertama secara simbolis dalam Upacara Pemelaspasan Toya Beji Abianlalang, Selasa (17/2).
Meskipun prosesi peresmian berlangsung di tengah guyuran hujan, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Turunnya hujan justru dimaknai sebagai berkah alam atas upacara penyucian sumber air suci yang diharapkan membawa kesejahteraan berkelanjutan bagi krama setempat.
Solusi Berbasis Aspirasi Masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya mengungkapkan bahwa pembangunan tower ini merupakan jawaban atas keluhan masyarakat terkait sulitnya distribusi air akibat faktor geografis.
“Dulu salah satu aspirasi masyarakat di sini adalah pengadaan air. Beberapa warga belum teraliri karena tower-nya kurang tinggi. Apalagi lokasi beji di bawah sangat curam, sehingga secara gravitasi menaikkan air sangat susah. Maka dari itu, solusi terbaik adalah tower ini agar air bisa mengalir lancar untuk kebutuhan sehari-hari,” jelas Bupati Sanjaya.
Pemerintah Kabupaten Tabanan merealisasikan pembangunan infrastruktur ini melalui alokasi dana APBD sebesar Rp350 juta. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan tower tandon serta pengelolaan sumber air guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pemerataan Akses untuk 75 Kepala Keluarga
Ketua Panitia Acara, Ida Bagus Yudhi Surya Wiarsa, menyampaikan apresiasi mendalam atas gerak cepat Bupati Sanjaya. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya, distribusi air hanya mampu menjangkau sekitar 60 KK, sementara warga di sisi barat jalan utama belum terlayani.
“Kini, dengan peninggian tower tandon berkat dukungan Pemkab Tabanan, total 75 Kepala Keluarga (KK) dapat merasakan akses air bersih secara merata. Ini adalah tonggak penting bagi kami di Desa Wanasari,” ungkap Yudhi.
Komitmen Pelayanan Dasar
Bupati Sanjaya menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih akan tetap menjadi prioritas dalam lima tahun ke depan. Ia pun mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas ini dengan penuh tanggung jawab.
“Inilah wujud kontribusi pemerintah dalam menjawab kebutuhan riil di lapangan. Dukungan masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus merealisasikan program pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar yang menyentuh langsung kepentingan rakyat,” imbuh Sanjaya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, pimpinan Perangkat Daerah terkait, Perbekel, serta Bendesa Adat Wanasari. Acara ditutup dengan semangat gotong royong yang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat desa.


Komentar