Jurnalis : Ardan Levano
Indonesia Vox, Tabanan – Mengawali kalender pemerintahan tahun 2026, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tabanan di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, Jumat (6/2).
Rakor yang dihadiri oleh 567 pejabat struktural dari seluruh perangkat daerah ini menjadi forum konsolidasi besar untuk menyelaraskan program kerja dan memperkuat sinergi lintas sektor demi mewujudkan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).
Apresiasi Prestasi, Tekankan Perjuangan Belum Usai
Dalam arahannya, Bupati Sanjaya memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi ASN selama setahun terakhir yang membuahkan berbagai penghargaan nasional sebagai indikator keberhasilan kinerja. Namun, ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri.
Dalam setahun menjabat, torehan prestasi sudah sangat luar biasa. Namun saya tegaskan, perjuangan ini belum selesai. Yang bagus kita pertahankan, yang setengah bagus kita tingkatkan, dan yang kurang baik, wajib kita benahi segera,” tegas Bupati Sanjaya.
Capaian Strategis dan Fokus 5 Bidang Prioritas
Bupati Sanjaya memaparkan sejumlah keberhasilan yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat, di antaranya:
- Wajah Kota: Transformasi ruang publik yang kini menampilkan identitas kuat karakter Tabanan.
- Kesehatan: Capaian Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan mencapai 98,61%.
- Kesejahteraan: Pemberian bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi lebih dari 6.600 tenaga kerja rentan.
- Indeks Pembangunan: Peningkatan signifikan pada indeks ketahanan pangan, indeks pendidikan, dan usia harapan hidup.
Sanjaya menegaskan agar seluruh ASN tetap berpegang teguh pada Perda Nomor 3 Tahun 2025 tentang RPJMD Semesta Berencana, khususnya pada lima bidang prioritas: pangan, pendidikan, kesehatan, jaminan sosial, serta adat, seni, dan budaya.
Penguatan Koordinasi dan Disiplin ASN
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya juga membacakan Surat Keputusan terkait pembagian tugas dan kewenangan untuk mengoptimalkan kinerja 10.532 pegawai Pemkab Tabanan. Ia menyoroti beberapa isu mendesak yang memerlukan penanganan serius tahun ini, seperti tata kelola persampahan, optimalisasi aset daerah, serta infrastruktur pertanian.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati I Made Dirga menekankan pentingnya kedisiplinan dan komunikasi yang intensif.
“Apa yang diarahkan Bapak Bupati sudah sangat luar biasa. Kami di jajaran pimpinan akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi, terutama dalam penguatan lintas sektor untuk menangani isu krusial seperti sampah,” ujar Wabup Dirga.
Target 2026: Mempertahankan Tradisi Juara
Sekretaris Daerah (Sekda) I Gede Susila menambahkan bahwa keberhasilan di tahun 2025, seperti raihan Peringkat 4 MCP KPK dan Opini WTP ke-11 kali berturut-turut, adalah hasil dari kedisiplinan tinggi yang diterapkan Bupati.
“Di tahun 2026 ini, seluruh jajaran fokus menerjemahkan kebijakan Bupati agar prestasi yang sudah diraih tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat semakin prima,” pungkas Susila.
Rakor ini turut dihadiri oleh para Asisten dan seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.


Komentar